Ungguli China dan USA, Indonesia pasar nomor satu Mitsubishi di dunia!

Indonesia menjadi nomor satu dalam kelompok 10 besar pasar global Mitsubishi Motors di semester pertama tahun kalender 2018. Informasi tersebut dirilis Mitsubishi Motors dalam lamannya, kemarin.

Laman mitsubishi-motors.com menyebutkan, pasar Indonesia berada di peringkat satu, mengungguli pasar China, Amerika Serikat, Jepang, dan Australia yang masing-masing berada di kelompok lima besar pertama. Sedangkan kelompok lima besar kedua terdiri dari Thailand, Filipina, Jerman, Rusia, dan Inggris.

Per 30 Juni tahun ini, Mitsubishi Motors mencatat penjualan 616.648 unit di seluruh dunia. Penjualan tersebut didorong model SUV, New Eclipse Cross, yang dijual di lebih 60 negara. Serta ekspor small MPV Xpander dari Indonesia ke Filipina sejak April. Penjualan tersebut juga didorong pasar Thahland yang mencatat kenaikan model pick-up, dan China dengan model Outlander.

Kyoya Kondo, Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Karama Yudha sales Indonesia (MMKSI), pernah mengungkapkan penjualan Xpander yang dirakit di Cikarang, Jawa Barat, dalam satu tahun, mencapai lebih dari 50.000 unit di Indonesia. Kemudian, permintaannya juga sangat tinggi setiap bulan, yang diantisipasi dengan produksi kapasitas penuh dari pabrik kami, menjadi 10.000 unit per bulan sejak Juli, termasuk untuk pasar ekspor.

“Penjualan Xpander berkontribusi sekitar 30 persen terhadap pasar ASEAN Mitsubishi yang berasal dari pasar Indonesia dan Filipina,” ungkap Kondo-san pada Merdeka.com.

Mitsubishi Xpander buatan Indonesia tiba di Filipina 2018 Merdeka.com

Penjualan Global

Sejak akhir 2016, Mitsubishi tergabung dalam aliansi otomotif terbesar di dunia, Renault-Nissan-Mitsubishi.

Aliansi tiga merek otomotif ini mencatat kenaikan volume penjualan 5,1 persen menjadi 5,53 juta unit per semester pertama tahun kalender 2018. Rinciannya, Renault Group menjual 2,1 juta unit dengan merek Renault dan Dacia, sedangkan Nissan Motor menjual 2,8 juta unit dari merek Nissan, INFINITI, dan Datsun. Dan Mitsubishi Motors 616.648 unit yang didorong penjualan model SUV, New Eclipse Cross, ekspor small MPV Xpander dari Indonesia ke Filipina, dan sebagainya.

Aliansi ini mendapat kenaikan permintaan kendaraan, terutama model crossovers, sports utility vehicles (SUV), pick-up, dan mobil listrik zero-emission serta model hybrid-electric. Dari sisi model, Renault melaporkan kenaikan penjualan model Clio, Captur, dab Scenic. Sementara Nissan Note, Serena, X-Trail, dan Qashqai juga mencatat kenaikan penjualan. Dan penjualan Mitsubishi Motors didorong model Eclipse Cross dan Xpander yang dirakit di Indonesia.

Carlos Ghosn, Chairman and chief executive officer of Renault-Nissan-Mitsubishi, mengatakan anggota aliansi kami mencatat pertumbuhan penjualan di pasar yang beragam, yang menggambarkan merek kami menawarkan daya saing dan daya tarik.

“Pertumbuhan penjualan yang kuat di semester pertama tahun ini menunjukkan bahwa kami berada dalam jalur benar dengan prediksi yang kami set dalam rencana mid-term 2022,” ujar Ghosn seperti dikutip laman mitsubishi-motors.com.

Dalam rencana mid-term berdurasi enam tahun tersebut, Renault-Nissan-Mitsubishi memprediksi penjualannya lebih dari 14 juta per tahun di akhir 2022. Rencana jangka menengah itu juga mencakup konvergensi mendalam antaranggota aliansi, seperti dalam hal penggunaan platform dan powertrains, sambil berbagi inovasi dalam hal elektrifikasi, konektivitas, dan teknologi autonomous.